Cara menanam brokoli secara hidroponik

Dengan semakin populernya urban farming, banyak individu yang mulai mencari cara menanam brokoli secara hidroponik. Tidak heran, sayuran yang satu ini memang kerap dijadikan pilihan sebagai santapan untuk banyak orang.

Selain manfaatnya, brokoli adalah sayuran yang mendatangkan keuntungan lebih kalau Anda melakukan panen brokoli secara hidroponik di rumah.

Apakah sulit menanam brokoli dengan cara hidroponik dan dilakukan sendiri? Mari cari tahu jawabannya di sini.

Langkah dan cara menanam brokoli secara hidroponik

Enam langkah diperlukan untuk Anda yang ingin menanam sayuran brokoli hidroponik, antara lain:

  1. Pemilihan bibit
  2. Persiapan bahan serta alat
  3. Persiapan media tanam
  4. Penanaman bibit
  5. Perawatan brokoli
  6. Pemanenan

Keenam langkah di atas akan penulis sedikit bahas di bawah guna menerangkan penjelasan yang lebih jelas dan detil untuk Anda baca. Silakan simak.

Pemilihan bibit

Dahulukan kualitas. Cara membedakan bibit brokoli yang baik dan yang kurang baik relatif mudah. Hal pertama yang harus dilakukan adalah menyeleksi benih yang utuh. Benih yang terdapat kecacatan berupa lecet atau terdapat luka, biasanya tidak dapat tumbuh dengan baik.

Persiapan bahan dan alat

Bejana penampung air, botol mineral bekas, media untuk menanam, pupuk, dan sumbu kompor adalah bahan yang diperlukan. Untuk media tanam, sekam, tanah halus, dan kerikil adalah yang dibutuhkan.

Persiapan media tanam

Langkah persiapan media tanam dalam cara menanam brokoli hidroponik dimulai dengan memotong botol minuman bekas. Potong pada bagian bawah botol. Balik botol ini sehingga bekas potongan yang terbuka berada di atas. Sisipkan sumbu dengan kain flanel untuk menutupi bagian atas botol. Lalu, kubur botol yang menjadi media tanam itu. Media itu menggunakan banyak campuran, antara lain: sekam, kerikil, tanah halus, dan pupuk.

Penanaman bibit

Cara menanam brokoli hidroponik selanjutnya adalah penanaman bibit. Letakkan bibit di permukaan media tanam yang telah dipersiapkan sebelumnya. Taruh bibit pada permukaan media yang sudah Anda siapkan. Lalu, kubur bibit itu dengan beberapa sisa media tanam lain hingga berada di bawah botol minuman bekas. Setelah tahap ini terlewati, botol air mineral ini sudah siap.

Perawatan brokoli

Ketika melewati proses penggantian air, selalu pastikan yang Anda gunakan adalah air bersih tanpa kontaminasi dari jenis kotoran dan bakteri.

Pemanenan

Sangat penting untuk segera memanen brokoli ketika sudah memiliki ukuran yang cukup. Kepadatan dari brokoli akan menentukan apakah brokoli tersebut siap ditanam. Pastikan bahwa brokoli masih belum berbunga. Pergunakan pisau tanaman yang tajam untuk memastikan bahwa brokoli terpotong dengan baik.

Kurang lebihnya, itulah cara menanam brokoli secara hidroponik dengan tujuh langkah sederhana yang dapat Anda praktekan di rumah. Cukup mudah dan sederhana, bukan?

 

Baca juga :

Okulasi Pada Tanaman Bunga atau Buah-buahan

4 Alasan Mengapa Setiap Petani Harus Menjaga Cacing Tanah

Segudang Manfaat Daun Ketumbar

Cara Menabur Benih Di Dalam

Cara menanam brokoli secara hidroponik