Panduan Sukses Budidaya Jeruk Purut Bagi Pemula

Jeruk purut atau biasa dikenal dengan Citrus hystrix adalah tanaman yang cukup terkenal dibeberapa negara. Tanaman yang memiliki buah dengan rasa asam ini umunya digunakan sebagai pelengkap bumbu masakan, dan juga dimanfaatkan untuk hal lainnya. Buah jeruk purut memiliki warna hijau tajam dan berkulit keras. Dapat kita temukan banyak tonjolan yang tidak rata dikulit luarnya yang membuat ia bertekstur kasar jika disentuh. Buah jeruk purut ini banyak dicari orang sehingga mudah kita temukan dimana-mana.

Nah, jika anda ingin mencoba membudidayakan tanaman ini, berikut kami share  panduan lengkap cara budidaya jeruk purut yang benar. Silahkan disimak.

Persiapan Bibit Jeruk Purut

Persiapan bisa dimulai dengan melakukan grafting pada tanaman lama dengan tanaman baru, atau dengan menanam kembali menggunakan biji yang telah anda dapatkan baik melalui toko pertanian, atau biji yang anda dapatkan dari buah asalnya. Jika anda menanam menggunakan biji, pastikan biji tersebut sudah anda semaikan terlebih dahulu dalam polybag untuk kemudian anda pindahkan ke lahan sebenarnya.

Persiapan Lahan dan Penanaman Jeruk Purut

Bersihkan lahan yang akan digunakan untuk penanaman jeruk dari gulma dan kotoran yang ada. Gulma sering kali menjadi salah satu faktor kenapa suatu tanaman tidak bisa tumbuh optimal, yaitu karena gulma dan tanaman utama saling bersaing memperebutkan nutrisi yang tersedia ditanah. Untuk itu perlunya pengolahan dan pembersihan gulma. Olah tanah lahan sesuai keperluan dan jumlah pohon jeruk purut yang akan anda tanam.

Buatlah lubang dengan kedalaman mencapai 30cm, kedalaman ini akan membantu memperkuat akar jeruk purut. Buat lubang tanam dengan ukuran sekitar 80cm x 80 cm mengingatnya ukuran jeruk purut yang cukup besar. Gali kembali tanah hingga mencapai kedalaman 60 cm, letakkan tanah hasil galian tadi di sisi lubang sehingga tidak terbuang. Masukkan pupuk kandang kedalam lubang tanam, campurkan dengan sebagian tanah bekas galian kemudian masukkan bibit jeruk dan timbun lagi dengan tanah yang ada sehingga membentuk timbunan tanah. Pastikan juga aliran irigasi lancar sehingga memudahkan pengairan.

Cara Merawat Tanaman Jeruk Purut

Perawatan tanaman jeruk pada umumnya tidak jauh berbeda dengan tanaman buah tahunan yang ada. Hal penting yang perlu kita lakukan pada tanaman jeruk kita adalah dengan memonitoring keadaannya. Jangan sampai membiarkan tanaman anda layu, kering dan tidak terurus. Lakukan perompesan juga pada batang-batang yang merupakan tunas air. Keberadaan tunas tunas baru ini akan menyebabkan berkurangnya transfer karbohidrat bagi pertumbuhan dan perkembangan buah sehingga menyebabkan buah lama untuk tumbuh.

Pastikan area lahan anda tidak lembab dan memiliki genangan air yang lama karena dapat memicu pertumbuhan jamur pada tanaman. Dan ketika telah menyebar, maka akan sulit dibersihkan. Dengan metode terbaru pertanian berkelanjutan anda bisa mengkombinasikan dan memberikan jenis tanaman yang lebih beragam pada lahan anda, misalnya anda kombinasikan dengan pandan wangi, bawang merah, atau wijen. Tanaman sejenis wijen mampu menarik perhatian serangga hama dan musuh alami sehingga mereka akan tinggal disitu dan tidak menyebabkan kerusakan pada tanaman. Letakkan wijen disekeliling area pepohonan, atau letakkan ditengah-tengah mereka.

Demikian diatas penjelasan mengenai panduan lengkap cara budidaya Jeruk Purut, khususnya bagi para pemula. Tertantang untuk mencoba? Tunggu apa lagi, jika anda memang hoby di bidang pertanian dan punya lahan yang cukup, kenapa tidak.